Mulai sekarang, forum RMID pindah ke situs ini. Posting sudah tidak bisa dilakukan lagi.
Mohon maaf atas ketidaknyamanannya dan mohon kerjasamanya.

Share | 
 

 [ROLEPLAY] Secret of Erantopia

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
Pilih halaman : 1, 2, 3, 4, 5, 6  Next
2014-10-21, 21:14
Post[ROLEPLAY] Secret of Erantopia
#1
richter_h 
Salto Master
Hancip RMID
avatar

Kosong
Posts : 1705
Thanked : 30
Engine : Other
Skill : Skilled
Type : Developer
Awards:

Howdy fella.
Disini hancip RMID, richter_h, ngebuka Role Play (alias RP) buat ente-ente yang demen bikin cerita dan pengen nyoba ngidupin karakter yang pernah ente bikin. Kita udah beberapa kali roleplay, tapi kali ini yang ngemanage RP ne ane sendiri.

Jadi, yang mo nyoba ngembangin karakter, mo larut dalam cerita yang ente bikin, atawa mo nyoba tantangan baru nulis cerita dengan konsep yang udah dikasi sebelumnya, welcome. RP ini tujuannya ya buat hal-hal yang udah ane sebut barusan.

Yis. The first Role Play from your Town Guard. Sponsored by Richter Heimsdel :true:

Tentang Role Play (thanks to tukang_es buat penjelasan dasarne):
 




Jadi, konsep apa yang bakal ane angkat di RP ini?
Let me say, sesuai dengan hasil rembugan antara member-member yang pengen nge-RP lagi, ane mo angkat konsep yang ngambil beberapa unsur Lovecraftian Mythos (alias Ctulthu Mythos), dan ngambil setting di pulau antah berantah yang disebut dengan Erantopia.

Ini background story yang mo ane angkat (thanks to NightRider buat base concept nya)
sumber: NightRider, dengan beberapa suntingan wrote:
Ada sebuah cerita, banyak orang bilang itu hanyalah imajinasi belaka, legenda tak nyata, atau bahkan mimpi. Cerita ini telah melalui banyak generasi, dari jaman peradaman kuno sampai ke peradaban terakhir, dari era sihir sampai era teknologi, saat beberapa kerajaan, monarki dan tirani berkuasa sampai bentuk pemerintahan modern yang lebih maju terbentuk.

Di suatu sisi dunia terdapat sebuah pulau. Pulau itu tidak pernah tercatat di peta, tidak pernah terlacak pada radar, dan tidak pernah diketahui dimana letak sebenarnya. Namun, pulau ini dikenal karena banyak orang bercerita bahwa pulau itu memang ada, bahwa pulau itu berada di suatu tempat tersebut. Beberapa orang yang mengaku pernah pergi kesana memiliki berbagai macam cerita dan legenda masing-masing. Beberapa orang mengatakan bahwa itu adalah sebuah pulau dengan teknologi yang sama sekali berbeda dan tak pernah ada di zaman ini.

Beberapa orang mengatakan bahwa itu adalah sebuah pulau dengan peradaban kuno dengan kekuatan mistis yang ajaib, beberapa orang mengatakan bahwa itu adalah sebuah pulau yang harmonis stabil penuh kehidupan, beberapa orang mengatakan bahwa pulau itu penuh dengan pertempuran penuh darah dan tragedi, dan masih banyak lagi cerita legenda yang tentunya hanya orang-orang tertentu saja yang menceritakan itu semua.

Semua orang menganggap itu hanyalah khayalan belaka orang-orang tersebut, yang telah terdampar di lautan antah berantah, dan hanya menjadi satu-satunya orang yang selamat. Namun bukan berarti semua orang sama sekali tidak percaya dengan perkataan orang-orang tersebut.

Di berbagai penjuru dunia, di berbagai masa, di berbagai zaman, di berbagai waktu, semua manusia sudah mengalami hal seperti ini. Mengharapkan berbagai macam hal, akhirnya banyak orang mulai secara rahasia, mencoba untuk mengunjungi tempat tersebut. Ada yang mengharapkan petualangan, ada yang mengharapkan kekayaan, ada yang mengharapkan kekuatan, ada yang mengharapkan kebahagiaan, ada yang mengharapkan pengetahuan, sampai akhirnya ada yang ingin menjemput kembali mereka yang tidak pernah kembali.

Para pengelana ini mulai menapakkan kaki menuju pulau tersebut, tanpa menyadari bahwa dibalik semua misteri tersebut, sebuah entitas misterius yang wujudnya bahkan tidak pernah tergambarkan oleh umat manusia tengah menggerayangi seisi pulau tersebut.

Tepat di pulau ini, pulau misterius dan tidak pernah diketahui letak persisnya, bersemayam entitas tertinggi, yang oleh salah satu penulis buku yang terinspirasi oleh cerita salah seorang penjelajah dinamai The Great Old One.

Tentang Erantopia:

List of places of Erantopia

Erantopia adalah gugusan pulau yang terdiri dari pulau utama (Erantopia), dan tiga pulau kecil yang mengelilingi pulau utama (dan kemudian dinamai dengan Katherine, Charon dan Ratopia).
Anehnya, untuk ukuran kota misterius, Erantopia memiliki beberapa tempat strategis baik pelabuhan, pusat pemerintahan dan tempat-tempat strategis lainnya. Berikut adalah beberapa tempat yang patut dicatat untuk para pengelana:


  • Sebuah kota besar, luasnya tidak lebih dari 8000 yard, dimana pemukiman orang-orang asli pulau berderet bersamaan dengan beberapa fasilitas seperti pasar, toko, penginapan dan sebuah puri yang konon adalah pusat pemerintahan pribumi. Arsitektur kota sangat jauh berbeda dengan tipe-tipe arsitektur yang pernah ada. Silahkan gambarkan sendiri bentuknya
  • Perpustakaan besar yang berada di pedalaman hutan Katherine. Ditempati oleh pribumi yang layaknya seorang cendekiawan. Buku-buku yang ada di sana menggunakan huruf yang tidak pernah dikenali oleh orang luar, jadi pengelana harus mencari sendiri cara untuk membaca literatur-literatur yang ada di perpustakaan ini
  • Mercusuar besar di tengah-tengah pulau Charon. Orang luar tidak akan bisa melihat mercusuar ini walaupun pada malam hari lampu mecusuar ini seterang bintang timur
  • Kuil misterius di Ratopia. Pribumi jarang sekali datang ke kuil ini, tidak seperti layaknya kuil di pulau-pulau lain. Arsitekturnya sangat janggal dan lebih suram, dan suara-suara aneh dari dalam kuil bisa terdengar sampai luar area kuil


Catatan:

  • Nama-nama yang digunakan untuk tempat-tempat tersebut sangat janggal untuk dilafalkan. Para pengelana bisa menyebut tempat-tempat tersebut dengan nama lain, namun jika bisa semua pengelana bisa sepakat untuk memberi nama tempat dengan nama yang sama.
  • Dan juga, abjad, angka, dan huruf yang digunakan di Erantopia adalah aksara yang tidak pernah dikenali sebelumnya. Pengelana harus menginterpretasikan sendiri aksara yang digunakan oleh pribumi ini.


The Travelers

List of the Travelers

Ente, sebagai peserta RP, adalah salah satu dari para pengelana alias Travelers yang penasaran dengan apa yang sebenarnya disembunyikan dari Erantopia ini. Ente datang dari berbagai daerah dan jaman, membawa karakteristik, kemampuan dan kebudayaan ente ke Erantopia yang notabene dihuni oleh pribumi yang benar-benar asing dan tidak dikenali oleh orang-orang dari jaman kuno sampai jaman paling modern sekalipun.
Ente turut serta membawa motif, keinginan, hasrat dan ambisi ke Erantopia. Soal itu, itu mah masalah ente. Namun, The Great Old One akan terus memantau tiap gerak-gerik ente di Erantopia, dan mungkin dia akan memberi sesuatu di saat-saat tidak terduga. Jadi, be wary, be cautious.


NPCs

List of NPCs of Erantopia

Pengelana dibebaskan untuk membuat NPC sendiri sesuai kebutuhan. Namun, koordinasikan dengan pengelana lain untuk membuat NPC umum seperti pengelola toko, penyedia bahan makanan, pengrajin, penjaga kota, menteri/patih, ratu, raja dan NPC penting lainnya baik dari nama, karakteristik, figur dan sebagainya.



Items

List of items of Erantopia

Barang-barang di Erantopia kebanyakan eksotis namun dapat dikenali oleh para pengelana. Namun, beberapa bisa saja cara interpretasinya beda, dan juga pengetahuan tiap karakter terbatas tentunya. Maka dari itu, diharapkan ente bisa menjelaskan tiap barang yang sekiranya perlu dijelaskan agar player lain tidak bingung.


The Monsters

List of Known Monsters of Erantopia

Tidak banyak yang dikenali oleh orang-orang luar. Pengelana mesti menggambarkan sendiri apa yang mereka hadapi, dan tentu saja harus bisa menggambarkan seperti apa dan bagaimana cara untuk menaklukan tiap mahluk yang dihadapi dalam pertarungan.

Roleplaying Rules
Sebaiknya ikuti peraturan-peraturan ini atau ane bakal nyatut entri ente:

  • Untuk ras, suku, kebangsaan, dan sebagainya bebas tentukan sendiri. Erantopia, walau settingnya dalam satu timeline, mengijinkan pengelana untuk tampil sebagai apapun dan dari jaman apapun.
  • Pengelana bisa mulai dari mana saja, menjadi apa saja dan mempunyai kemampuan apa saja. Namun ingat, semua kemampuan, termasuk God-tier Abilities dan High-end Technologies di Erantopia akan ditekan habis karena adanya Presence of the Great Old One.
  • Pengelana tidak bisa keluar teritori Erantopia, baik darat, laut maupun udara. Jika keluar teritori dianggap mati.
  • Role Play a la Richter Heimsdel adalah RP real-time. Time skip tidak diijinkan. Jika ada yang mau mencoba Time Skip, Great Old One tidak segan untuk memberi karakter ente kutukan
  • Jika akan memulai RP, cantumkan ini sebelum isi RP ente
    Code:
    [b]<nama karakter>[/b]
    [b]<posisi karakter>[/b]

  • Silahkan mengambil plot apa saja di RP ini, namun siapkan diri untuk event-event tertentu nanti. Event akan muncul mendadak, dan tidak akan diberitahu sebelumnya. Ini adalah kehendak dari The Great Old One :tf:


The Test of Erantopia

List of the Events of Erantopia

List of Prizes Given to Travelers


  • Dalam waktu tertentu, jika karakter melakukan suatu tindakan, Great Old One akan memberikan hadiah random terhadap karakter, baik berkat, kutukan, maupun barang tergantung tindakan yang sebelumnya dilakukan.
  • Berkat, kutukan atau barang bisa diambil kembali oleh Great Old One tanpa pemberitahuan.
  • Jika efek dari apa yang diberikan Great Old One juga mempengaruhi karakter lain, efek tersebut akan diterapkan pada karakter lain. Efek tersebut akan dijelaskan saat karakter menerima 'hadiah' darinya.
  • Berkat, kutukan, maupun barang yang sudah diterima tidak bisa ditukar atau dikembalikan.
    Namun, jika ada persyaratan untuk membatalkan hadiah, persyaratan tersebut akan diberitahu kepada karakter yang menerima saat berkat, kutukan, maupun barang tersebut diberikan.
  • Jika pada saat karakter yang memiliki berkat, kutukan, maupun barang tersebut melakukan hal-hal yang disyaratkan (alias anjuran/pantangan) saat pemberian hadiah sampai hadiah tersebut diambil kembali, ada kemungkinan berkat, kutukan, maupun barang tersebut akan menjadi permanen milik karakter tersebut dan bebas untuk diapa-apakan.
    Jika tidak ada anjuran dan pantangan yang tertera pad26 Okt 2014a hadiah, hadiah tersebut akan pasti diambil kembali oleh Great Old One.


Summaries


Terakhir diubah oleh richter_h tanggal 2014-10-27, 11:48, total 10 kali diubah
2014-10-21, 21:14
PostPlaces of Erantopia
#2
richter_h 
Salto Master
Hancip RMID
avatar

Kosong
Posts : 1705
Thanked : 30
Engine : Other
Skill : Skilled
Type : Developer
Awards:

Places

Tempat yang sudah di-reveal oleh para player dicatat di sini. Perlu diingat, Places ini, seperti list lainnya, akan terus di-update seiring dengan progress karakter di Erantopia.

Discovered Places:
Ratopian Coast:
 

Sathayandu:
 

Antasaga:
 

Gigara:
 

Charon Lighthouse:
 


Terakhir diubah oleh richter_h tanggal 2014-10-23, 10:58, total 7 kali diubah
2014-10-21, 21:15
PostNotable Persons and Entities
#3
richter_h 
Salto Master
Hancip RMID
avatar

Kosong
Posts : 1705
Thanked : 30
Engine : Other
Skill : Skilled
Type : Developer
Awards:

Peoples of Erantopia

Disini tercatat orang-orang yang hidup di kepulauan Erantopia, baik humanoid atau mahluk lain. Notabene bisa berinteraksi dengan Travelers dan beberapa tidak berbahaya, walau kadang becanda mereka jelek

Sathaya:
 

Garifvkhos:
 


Terakhir diubah oleh richter_h tanggal 2014-10-23, 14:03, total 7 kali diubah
2014-10-21, 21:15
PostMonsters and Wilderness of Erantopia
#4
richter_h 
Salto Master
Hancip RMID
avatar

Kosong
Posts : 1705
Thanked : 30
Engine : Other
Skill : Skilled
Type : Developer
Awards:

Monsters

Mahluk selain penduduk pribumi digolongkan dalam kategori Monster. Bentuk, ukuran dan karakteristik monster bervariasi dan tidak selamanya membahayakan orang baik pribumi maupun Travelers.

Nightstalker:
 

Terror:
 

Azlitira:
 


Terakhir diubah oleh richter_h tanggal 2014-10-23, 08:18, total 7 kali diubah
2014-10-21, 21:15
PostTravelers: The Characters
#5
richter_h 
Salto Master
Hancip RMID
avatar

Kosong
Posts : 1705
Thanked : 30
Engine : Other
Skill : Skilled
Type : Developer
Awards:

Travelers

Mereka adalah para pengelana yang tercatat pada Codex Peregrinans.

Ayako Otsuki:
 

Guy Granfol:
 

Xiaofei Tian:
 

Dion Celes:
 

Kai:
 

Rezio Halfred:
 

Orange:
 

Narita & Sygn:
 

Geest & Vechter:
 

Emils:
 

Ivan Ashimov:
 

Richard Sanderson:
 

Hugo Reinward:
 


Terakhir diubah oleh richter_h tanggal 2014-10-25, 08:58, total 22 kali diubah
2014-10-21, 21:18
PostTest of Erantopia
#6
richter_h 
Salto Master
Hancip RMID
avatar

Kosong
Posts : 1705
Thanked : 30
Engine : Other
Skill : Skilled
Type : Developer
Awards:

Events

Ketika Great Old One atau entitas selain dia menghendaki sesuatu, maka suatu Event akan muncul. Kemunculan Event ini bersifat random, dan pemberitahuannya bisa dilihat di post.

List of Events:



Terakhir diubah oleh richter_h tanggal 2014-10-24, 23:36, total 8 kali diubah
2014-10-21, 21:30
PostGreat Old One's Gifts
#7
richter_h 
Salto Master
Hancip RMID
avatar

Kosong
Posts : 1705
Thanked : 30
Engine : Other
Skill : Skilled
Type : Developer
Awards:

Bless, Curse, Gifts

Great Old One adalah entitas yang enigmatis. Tidak ada yang tahu apa, kapan, kepada siapa dan bagaimana cara pemberian hadiah yang akan dia berikan kepada Travelers. Tujuan dan motif dia memberikan hadiah ini tidak diketahui, namun apapun yang diberikan kepada Travelers pasti adalah imbas dari apa yang mereka lakukan di Erantopia.

Disini tercatat beberapa hadiah yang pernah diberikan oleh Great Old One

Omnilanguage:
 

Trust+:
 

Horror Restraint:
 

Ability Up+:
 

Impulsive Horror:
 

Sanity+:
 

Sanity-:
 

Beastiary+:
 


Terakhir diubah oleh richter_h tanggal 2014-10-24, 23:00, total 3 kali diubah
2014-10-21, 21:34
PostGeneral Items and Things of Erantopia
#8
richter_h 
Salto Master
Hancip RMID
avatar

Kosong
Posts : 1705
Thanked : 30
Engine : Other
Skill : Skilled
Type : Developer
Awards:

reserved for misc. items and gears


Terakhir diubah oleh richter_h tanggal 2014-10-22, 14:40, total 2 kali diubah
2014-10-21, 21:53
PostEVENT: The Arrivals
#9
richter_h 
Salto Master
Hancip RMID
avatar

Kosong
Posts : 1705
Thanked : 30
Engine : Other
Skill : Skilled
Type : Developer
Awards:

<EVENT>
The Arrivals

Untuk player baru yang ngepost draft karakternya sebelum 24 Oktober 2014 21:00, akan mendapatkan Test of Erantopia yang sifatnya tidak merugikan karakter.

Test of Erantopia akan bervariasi tergantung apa yang dilakukan oleh karakter sebelum event selanjutnya

Thanks, and The Great Old One watches you. :tf:


Terakhir diubah oleh richter_h tanggal 2014-10-22, 14:41, total 1 kali diubah
2014-10-21, 21:57
PostRe: [ROLEPLAY] Secret of Erantopia
TheoAllen 
♫ RMID Rebel ♫
♫ RMID Rebel ♫
avatar

Kosong
Posts : 4935
Thanked : 62
Awards:




<Ayako Otsuki>
<Pantai (entah di sebelah mana)>

Gelap....
Itulah yang aku tahu saat ini. Dimana aku?
Kurasakan aku sedang terbaring telungkup di sebuah tempat... bukan sesuatu yang keras, namun bukan pula di sebuah kasur. Aku juga merasakan kakiku terkadang terhempas oleh air ....

Kubuka mataku perlahan. Hal yang pertama aku lihat adalah sekumpulan tanah pasir. Pasir? Apakah aku sedang berada di gurun? Tapi, aku melihat beberapa pohon disana.

Aku mencoba memfokuskan padanganku yang masih kabur dan mencoba bangkit. Kulihat langit penuh dengan awan tebal, bahkan aku tidak melihat adanya cahaya matahari menembus awan-awan itu.

Disisi lain, aku melihat laut terbentang luas.
Tunggu... laut?

Ah, kini aku teringat...
Aku baru saja terhempas badai dengan sebuah kapal laut. Aku berencana untuk pulang ke kampung halaman, dan kami melewati rute yang konon memang tidak boleh dilalui. Namun, kakakku, Mikagi Otsuki, memaksa karena dia tidak percaya dengan lelucon itu.

Lalu... jika memang kita terdampar di sebuah pulau, kemana awak kapal yang lain? Dan, kemana puing-puing kapal itu? Aku tidak melihat sama sekali.

Yah, aku bisa memikirkannya nanti dlu. Yang terpenting adalah, mengetahui dimana sebenarnya aku berada. Aku belum pernah berada di pulau yang seperti ini sebelumnya. Udara yang berhembus menerpaku tidak terasa dingin, namun tidak juga terasa hangat.

Aku pun bangkit dan mencoba untuk berjalan. Semoga aku menemukan makluk yang bersahabat disini


Bosen ama signature. Hapus aja dah ....
2014-10-21, 22:18
PostRe: [ROLEPLAY] Secret of Erantopia
superkudit 
Newbie
Newbie
avatar

Level 5
Posts : 70
Thanked : 0
Engine : Other
Skill : Very Beginner
Type : Artist

<Xiaofei Tian>
<Pantai (sebelah mana?)>


"Hooooiiii"

Aku berteriak kebingungan, pelipisku masih terasa pening. Yang terakhir kuingat adalah aku berada di sebuah kapal milik Otsuki bersaudara, aku membayar beberapa keping emas untuk bisa menumpang dikapal mereka karena arah pelayaran mereka searah dengan tujuanku.

Setelah badai yang begitu tiba-tiba itu aku tak tahu apa-apa lagi, berada ditempat antah berantah dimana pasir keemasan terbentang sampai ujung mata memandang.

Beberapakali ku goyang-goyangan lengan kiriku yang terbuat dari kayu agar sendinya tak rusak oleh pasir. Menoleh ke kiri dan kanan, berharap melihat seseorang yang ku tahu.

"Hoooooy! Semuanya.... Seseorang.... Jawab aku!!"


Terakhir diubah oleh superkudit tanggal 2014-10-23, 22:42, total 2 kali diubah
2014-10-21, 22:47
PostRe: [ROLEPLAY] Secret of Erantopia
NachtEinhorn 
Robot Gedek Galak
avatar

Level 5
Posts : 1274
Thanked : 9
Engine : Multi-Engine User
Skill : Beginner
Type : Developer

<Guy Granfol>
<Shipwreck-Area 1 (Pantai)>

"...Guhah!"
Kepalaku masih sakit, sepertinya terbentur sesuatu. 
Ketika kubuka mataku, yap, aku mencium sebuah batangan kayu, bermandikan pasir.
Sepertinya kapal yang aku tumpangi karam.

----------------------------------------------------------------------------------------------------------

<Flashback>

"Guy!"
"Ada apa, Pak tua?!"
Seorang pria dengan tubuh tinggi tegap, berjenggot tebal yang memanggilku tadi lantas melemparkan sebuah pisau kearah mukaku.
Pisau itu dengan mudah aku hindari, menancap ke tiang yang berada di belakang badanku.
"LAMBEMU DIJOGO ***! Udah dibilangin berapa kali, panggil aku Guru! GURU!"
"Iya, iya Pa.. Guru"
Raut muka Pak tua, maksudku Guruku bertambah masam. 
"Hah, kau ini memang tidak pernah punya tata krama! Meski kuakui, dari semua muridku, hanya kau yang dapat membuat tempaan dengan kualitas nyaris sama dengan kualitas tempaanku."
"hehe"
"Tapi, hanya nyaris, belum sepenuhnya!"
"Iya, iya, jadi Guru, kenapa anda memanggil hamba, muridmu yang rendah ini" kataku, sok merendah.
"Hmph, ambil ini!"
Guru melemparkan sebuah Palu Raksasa, berwarna emas mengkilat, kearahku. 
"Guru, ini..."
"Kau dan Galeon akan kukirim untuk mencari material"
"Material apaan sampai butuh bawa Galeon? Dan emang ngga apa apa nih aku bawa? Galeon kan..."
"Kau akan memerlukan Galeon dalam mencari material ini"
----------------------------------------------------------------------------------------------------------

Daaan itulah yang terjadi 3 hari yang lalu, sebelum aku naik kapal celaka ini, atas perintah Guru juga. Sepertinya guru sudah mendapatkan wangsit hal ini akan terjadi. Ah, sudahlah.

Kuraih Galeon yang tergeletak disampingku, secara ajaib selamat dari badai ini, lalu berdiri, mencari penumpang yang selamat.

"wooooeeeeee..... ada orang???"


"Imagine Iron Man, kill Tony Stark, and replace him with Dinosaurs. That's why Tachikazes are awesome"


2014-10-21, 23:38
PostRe: [ROLEPLAY] Secret of Erantopia
Ron D' Child 
Novice
Novice
avatar

Level 5
Posts : 277
Thanked : 2
Engine : RMVX
Skill : Beginner
Type : Developer

<Dion Celes>
<Pantai (tempat random)>

"Malam hari ini yang begitu gelap.
Aku hanya dapat memandanginya terus...
Aku tidak bisa membedakannya, apakah itu langit atau sebuah daratan ?
Bahkan aku tidak tahu apakah itu cahaya bintang atau cahaya dari api neraka."

Argh...
Badanku tidak seperti biasanya, pikiranku juga masih agak samar-samar. Aku hanya dapat menggerakkan lenganku ke atas langit. Ku lihat banyak darah ditanganku...

"Da..darah !?"
Hehhh...
Aku baru ingat, aku dikirim oleh orang-orang sialan itu untuk melakukan sebuah ekpedisi..
Pesawat yang mengirimku terkena badai dan sepertinya aku telah terlempar di sebuah tempat..
Disini aku terasa diantara hidup dan mati, sedangkan mereka mungkin sedang bermain-main...
Cih...
Mereka yang telah merampas segalanya dariku, dan membuangku di tempat yang masih misterius ini....
Aku...harus melakukan ini untuk mereka ?
Heh... yang benar saja...Bukan...
Bukan...Ini bukan karena mereka, aku melakukannya...
Aku melakukannya demi ayah dan ibuku...

Ayah, ibu aku pasti akan berhasil menemukan rahasia di pulau tersebut, dan membebaskan kalian...
Argh...
Omong apa aku ini, terlalu bersemangat...
Padahal aku tidak tahu dimana tempatku berada sekarang, bahkan menggerakkan tubuhku saja sangat susah...

Hehh..
Pandanganku mulai kabur, aa..aapa..pakah aku akan ma..mati di..disini ?
Ke..mana..kah aku aa..kan per..gi ?
Su..surga ? aaa..tau ne..nera..ka ?
A..yah... Ibu.. Maaf...


2014-10-22, 00:28
PostRe: [ROLEPLAY] Secret of Erantopia
tukang_es 
Dalangnya RMID
avatar

Kosong
Posts : 321
Thanked : 14
Engine : Multi-Engine User
Skill : Beginner
Type : Developer
Awards:
<Kai>
< Hutan selatan kuil, Rato >

Sudah berapa lama aku berjalan? sepertinya hutan ini tidak ada habis-habisnya. untunglah malam ini sedikit lebih terang.
Aku mendongak ke atas. langit malam tanpa awan dan tiga benda angkasa bercahaya lembut.
Sebuah kata terlintas di kepalaku

"Trilunae"

Tiga bulan kembar dengan warna yang berbeda-beda. cahaya ketiga bulan kembar tersebut membuat langit malam memiliki garis gradasi yang indah. merah-biru muda-kuning.

"Krsaakk"
Sebuah suara datang dari balik pepohonan. Aku menoleh ke arah suara tersebut, pikiranku mulai berpikir mengenai bahaya yang mungkin saja datang. badanku menjadi menegang.

Sosok kecil muncul dari balik semak-semak. seekor tikus hutan.
Aku menghela nafas lega. tikus hutan itu memandangku sejenak sebelum berlari cepat menuju semak-semak lainnya.

Quote :
"Hutan ini cukup ramai juga.."

Aku kembali melangkahkan kaki dan berharap segera sampai ke pemukiman.

"wuuushh"
ada sosok lain melompat dari balik semak-semak. kali ini wujudnya lebih besar dengan mata yang lapar,geraman yang keras dan gigi taring menyeringai.
Sosok itu menatapku tajam dan siap-siap menerjang.

Quote :
"Oh.. ini tidak bagus!"
2014-10-22, 01:02
PostRe: [ROLEPLAY] Secret of Erantopia
barlieuy 
Novice
Novice
avatar

Level 5
Posts : 139
Thanked : 1
Engine : RMVX Ace
Skill : Beginner
Type : Jack of All Trades

<Rezio Halfred>
<Hutan (???)>

   Mataku akhirnya dapat terbuka, tapi tak ada apapun yang terlihat. Gelap... sunyi...  seolah tidak ada kehidupan. Tiba-tiba terasa aliran angin berhembus menusuk punggungku. Aku membalikkan badan lalu terlihat sumber cahaya terang yang seakan menuntunku berjalan menuju ke arahnya. Cahaya itu semakin terang dan hembusan angin pun terasa semakin kuat. "Woah..." Pemandangan serba hijau terhampar di hadapanku, pepohonan yang menjulang tinggi dilengkapi rerumputan hijau setinggi paha manusia.

"Jadi kali ini aku terlempar ke dalam gua yang ada di tengah-tengah hutan??"

   Kemampuan teleport ku memang tidak dapat diandalkan. Padahal aku yakin sudah melafalkan manteranya dengan benar. Baiklah, seperti biasa pertama-tama aku akan mencari jalan keluar dari hutan ini dan menemukan kota terdekat untuk mengumpulkan informasi.

"Semoga aku cepat menemukan kepingan terakhir benda itu.. The Lost Orb."

   Sesaat setelah melangkahkan kakiku, tanah di sekitarku jadi bergetar. Gempa? Semak-semak lebat di samping kiriku pun bergoyang setiap kali ada gemuruh bagaikan langkah kaki sesuatu yang besar. Yang jelas ini bukan gempa.


   Terlihat sesosok makhluk raksasa yang berjalan menuju kemari. "Sudah kuduga." Masuk kembali ke dalam gua hanya akan membuatku tersudutkan. Aku bisa saja mengalahkan makhluk ini, tapi untuk sekarang lebih baik aku kabur dengan berpindah tempat dari sini karena staminaku belum pulih.

"Teleportize!"

   Eh, kenapa? Tubuhku masih di sini, makhluk itu masih terlihat di depan, teleport ku tidak berfungsi. Ugh, keadaan seperti ini. Terpaksa aku harus mengalahkannya! Kalau kuhantam dengan sihir elemen tingkat menengah yang sudah kukuasai, mungkin akan terlalu berat baginya. Tapi tidak ada waktu lagi...

"Ventusio!!"

   Hening... tidak terjadi apa-apa juga. Sial, aku seperti orang bodoh yang berteriak-teriak di tengah hutan. Hanya ada satu kesimpulan yang bisa kuambil. Sihirku tidak dapat digunakan. Apa jadinya penyihir tanpa kekuatan sihir? Makhluk itu semakin mendekat dengan tatapan yang mengerikan tepat ke arah mataku.

"Sekarang bagaimana..."


It's not about how good you are, but how bad you want more. =w=b

current project :
"Valthrone Online : Age of Dystopia" - Concept
"[url=http://www.rpgmakerid.com/t8745-smc14-wip-98-jom-another-tale-of-fables][SMC] Jom : Another Tale of Fables[/url]" - WIP 98%


Terakhir diubah oleh barlieuy tanggal 2014-10-25, 21:41, total 3 kali diubah
2014-10-22, 01:32
PostRe: [ROLEPLAY] Secret of Erantopia
superkudit 
Newbie
Newbie
avatar

Level 5
Posts : 70
Thanked : 0
Engine : Other
Skill : Very Beginner
Type : Artist

<Xiaofei>
<beach>

Jika aku terhempas kemari, seharusnya posisi yg lain takkan jauh. Mengabaikan hembusan dingin angin, ku seret kakiku diatas pasir halus. Langit malam dertebar bintang terbentang di atas ubun-ubun.

Beberapakali kulewati bukin gundukan pasir, tampak sesuatu di kejauhan setelah menaiki gundukan tertinggi.

Siluet seseorang, kupicingkan mataku yg sudah sipit. Itu memang seorang yang ku kenal, setidaknya yang ku tahu. Sepertinya juga sedang kebingungan.

Kutarik nafas dalam.

"Heeeiii! Disini!!" Teriakku memberitahukan posisi.


Terakhir diubah oleh superkudit tanggal 2014-10-23, 22:42, total 1 kali diubah
2014-10-22, 06:43
PostRe: [ROLEPLAY] Secret of Erantopia
TheoAllen 
♫ RMID Rebel ♫
♫ RMID Rebel ♫
avatar

Kosong
Posts : 4935
Thanked : 62
Awards:




<Ayako>
<Pesisir pantai>


Sejauh ini aku hanya bisa berjalan menyusuri tepi pantai. Aku tidak mau mengambil resiko dengan berteriak-teriak di tempat asing, itu akan memancing perhatian makhluk pribumi. Beruntung jika mereka bersahabat, kalau ternyata mereka monster buas? Setidaknya itu yang diajarkan kak Mikagi padaku.

Atau pun memasuki hutan lebat yang aku sendiri belum kenal betul apa yang ada di dalamnya. Ya, aku memilih menyusuri pantai ini karena aku bisa melihat sekitarku lebih jelas dan aku bisa lebih waspada jika ada sesuatu.

"Sudah malam kah?"
Gumamku melihat langit yang mulai gelap. Kurasa aku sudah berjalan cukup jauh dan lama dari tempatku terbangun.

Setidaknya aku sudah bisa sedikit memetakan apa yang aku bisa telusuri. Yah, meski aku tidak bisa memastikan diriku berada di daerah selatan, utara, atau semacamnya. Aku tidak membawa kompas, dan langit tidak begitu membantu. Pantai di daerah sini cukup luas. Namun, yang membuatku sedikit janggal adalah, aku menemukan beberapa tengkorak makhluk hidup terdampar di pantai sini.

Ugh, aku harus segera menemukan tempat untuk istirahat. Jika tidak ada pemukiman, setidaknya sebuah gua, ... ya gua di temmpat yang seperti ini, Pikiranku sepertinya mulai kacau.

"Heeeiii! Ayako!!! Disini!!"
Kudengar seseorang memanggil namaku. Mungkinkah, salah satu awak kapal itu ada yang selamat? Aku mencari asal dari suara itu. Dan kudapati sesosok orang di kejauhan melambaikan tangannya.

Tunggu... aku tau benar orang itu. Dia mempunyai bentuk tangan kiri yang berbeda dari tangan kanannya. Mungkinkah dia ... Fei? Seorang tabib misterius keluar entah dari mana yang tiba-tiba menawarkan bantuan untuk mengobati awak-awak kapal. Setidaknya dia bukan orang yang berbahaya.

Aku segera bergegas menuju ke tempatnya. Namun setelah beberapa langkah, fokusku beralih kepada sesosok yang berada jauh di belakangnya. Sesosok makhluk besar, terbang dari kejauhan, dan dilihat dari arah pergerakannya, tak salah lagi, dia mengincar Fei.

Sial, meski kupercepat langkah lariku, aku sepertinya tidak akan bisa menyelamatkan Fei tepat waktu. Apa boleh buat, kuambil beberapa Kunai dan kulempar 'kearah Fei'

"FEI! MENUNDUK!"


Bosen ama signature. Hapus aja dah ....
2014-10-22, 08:36
PostRe: [ROLEPLAY] Secret of Erantopia
superkudit 
Newbie
Newbie
avatar

Level 5
Posts : 70
Thanked : 0
Engine : Other
Skill : Very Beginner
Type : Artist

<Xiaofei>
<Beach>


Aku berlari kecil kearah Ayako, berusaha memperpendak jarak kami. Tak sampai empat langkah aku berpindah, bayangan besar dari arah belakang menutupi bayanganku. Lajuku melambat, sedikit gemetar tubuh ini melihat ukuran bayangan yang bergerak, rambut di tengkukku merinding mendengar suara gemeretak keras dari sendi-sendi kaku.

Perlahan... Kuputar wajahku untuk memastikan apa sebenarnya yang berada di belakangku.

Capit besarnya sudah berada di posisi siap menyerang. Kapan saja, gunting raksasa yang tak lebih kecil dari torso manusia itu bisa menghantam tubuhku. Aku begitu ketakutan saat melihat wajah makhluk berwujud yang menyerupai kelelawar tersebut.

Ya... Aku bilang wajah karena tepat ditengah, dimana seharusnya perut berada. Terpampang sebuah wajah wanita berukuran dengan tatapan kosong dan senyuman dingin. Begitu kaku dan mengerikan. Tanpa suara, wajah itu mulai merapat kearah wajahku.

"FEI, MENUNDUK!!"

Teriakan keras dibelakangku membuatku tersadar dari teror siluman ini.

Merespon perintah itu, tanpa berpikir lagi aku merendahkan tubuhku. Tanpa sempat berkedip, suara daging yang tertusuk benda tajam terdengar jelas di telingaku.

"KKKKIIIIIIEEEE!!!!"

Lengkingan tinggi memekakan telinga terdengar memecah sunyi. Sebuah kunai, pisau lempar para khas dari negeri timur menancap di salah satu matanya, membuat cairan coklat kekuningan dan berbau amis menyembur layaknya air mancur.

Makhluk itu bergerak semakin beringas, kaki-kakinya melangkah cepat tak terarah, capit besarnya terayun kearahku. Segera ku posisikan lengan kayu ini untuk menutupi tubuhku. Membuat suara khas kayu yang terpukul benda keras yang cukup berisik.

"Kkkahhhh!!!!"

Aku terpental kebelakang, nyeri rasanya. Tapi setidaknya jarak ku dengan monster itu sudah semakin jauh.


Terakhir diubah oleh superkudit tanggal 2014-10-22, 09:48, total 2 kali diubah
2014-10-22, 08:42
PostRe: [ROLEPLAY] Secret of Erantopia
tukang_es 
Dalangnya RMID
avatar

Kosong
Posts : 321
Thanked : 14
Engine : Multi-Engine User
Skill : Beginner
Type : Developer
Awards:
< Kai >
< Hutan selatan kuil, Rato >


Tiba-tiba Makhluk itu melompat menerkamku.
Gerakannya sudah dapat kutebak sehingga aku hanya berguling ke arah lain.
Kecepatan makhluk itu sedikit lebih tinggi dari yang kuduga.



"Blackgar"

Sebuah kata lain terukir dalam pikiranku. nama makhluk misterius yang menyerangku tiba-tiba.
bentuknya tidak jauh berbeda dengan kucing hutan tapi warnanya hitam dan tubuhnya lebih besar.
yang membuat hewan ini sedikit berbeda dari Blackgar yang kuketahui adalah warna matanya yang merah menyala.

Makhluk itu kembali bersiap untuk menyerang.
Tidak ada pilihan aku harus melawan.

"Rraaaaaaaaaargghh!!!"

Aku kembali berguling dan mengambil sepotong batang kayu berukuran kecil yang tergeletak di tanah.
Tanpa sadar aku sudah menyiapkan kuda-kuda untuk menghadapi makhluk itu.
Kali ini makhluk itu langsung mengeluarkan cakarnya dan melompat ke arahku tapi aku berhasil mendahuluinya dengan menusukkan ujung batang kayu ke perutnya.

"Jlebbb!!"

Makhluk itu terdorong cukup jauh. matanya masih menyala.
Aku melihat darah mengalir dari perutnya. rupanya seranganku berhasil melukainya parah.
Ia lalu berbalik dan kembali masuk ke dalam semak-semak dan hilang dari pandangan.

Quote :
"Nyaris saja.."

Aku menghela nafas. Tampaknya hutan ini cukup berbahaya.
Aku memutuskan membawa batang pohon kayu tersebut. siapa yang akan tahu apalagi yang akan kutemui dalam perjalanan.
2014-10-22, 09:02
PostRe: [ROLEPLAY] Secret of Erantopia
TheoAllen 
♫ RMID Rebel ♫
♫ RMID Rebel ♫
avatar

Kosong
Posts : 4935
Thanked : 62
Awards:




<Ayako>
<Pesisir pantai>


"FEII!!"
Aku melihat dirinya terpental memasuki hutan belukar setelah terhantam capit raksasanya. Makhluk macam apa ini? aku belum pernah melihatnya.... terlebih, memangnya sekarang aku berada dimana?

Yah, aku bisa memikirkannya nanti. Meski aku berhasil menyerang matanya, namun melihat ukuran raksasa seperti itu, aku pikir adalah ide buruk jika aku menyerangnya secara langsung. Selama dia masih sibuk mengurus luka yang kuberikan, ini kesempatanku untuk kabur.

Aku pun akhirnya berlari memasuki hutan dan berharap menemukan Fei secepatnya.






Bosen ama signature. Hapus aja dah ....
2014-10-22, 09:40
PostRe: [ROLEPLAY] Secret of Erantopia
tukang_es 
Dalangnya RMID
avatar

Kosong
Posts : 321
Thanked : 14
Engine : Multi-Engine User
Skill : Beginner
Type : Developer
Awards:
< Kai >
< Hutan selatan kuil, Rato >


Sepertinya yang kukhawatirkan tidak terjadi. Perjalananku di hutan ini berjalan lancar tanpa serangan dari makhluk seperti tadi.
Akhirnya aku sampai di sebuah tebing, Baru kusadari bahwa hutan yang kulewati tadi merupakan daerah perbukitan dengan sebuah bangunan besar di puncaknya. bangunan itu cukup besar karena terlihat dari bawah sini. bangunan tersebut semacam kuil dengan atap mirip bola-bola bersusun. di puncaknya terdapat sabit berwarna keemasan.
Aku merasa familiar dengan bangunan itu tapi tidak ada ingatan yang terlintas.

Sejenak kupandang kembali bangunan itu sebelum aku mencari jalan menurun tebing. banyak lumut yang menempel membuatku harus hati-hati atau aku terpeleset.
untunglah aku tidak memakai alas kaki sehingga keseimbanganku tetap terjaga. dalam perjalanan menuruni tebing, kuperhatikan ada asap-asap putih mengepul dan cahaya-cahaya kekuningan menyala di sepanjang garis pantai.
Quote :

"itu sebuah desa ?!"

Aku pun segera bergegas turun dari lembah dengan melompat. cukup tinggi tapi aku merasa yakin, aku baik-baik saja.

"Happp!!"

Aku sedikit mempercepat langkah masuk ke dalam hutan. berbeda dari hutan di bukit, hutan ini tidak terlalu lebat dan terdapat jalan setapak.
Dugaanku jalan setapak ini akan mengarahkanku ke desa tersebut.
2014-10-22, 09:45
PostRe: [ROLEPLAY] Secret of Erantopia
superkudit 
Newbie
Newbie
avatar

Level 5
Posts : 70
Thanked : 0
Engine : Other
Skill : Very Beginner
Type : Artist

<Xiaofei>
<Hutan Selatan Kuil, Rato, dekat muara>


Dengan terangah, kugapai tanah di depanku, jantungku masih berdegup kencang. Sedikit sulit untuk menjaga keseimbangan namun aku masih bisa berjalan menjauh, tertatih dan perlahan kutingkatkan kecepatan seiring hilangnya rasa sakit di kaki ku.

Berlari kedalam semak dan lebatnya pepohonan. Sesekali kulihat kebelakang, makhluk itu masing meraung-raung kesakitan.

Itu benar-benar mengerikan bagai siluman yang diilustrasikan dalam sastra-sastra lama yang pernah ku baca. Jika saja Ayako tak menolongku, bisa dipastikan aku pasti sudah mati dengan mengenaskan. Terbelah menjadi dua tepat di perut dengan usus terburai.

Tangan kananku masih gemetaran, masih terus berlari semakin jauh kearah yang tak jelas. Suara teriakan yang memanggil namaku tak kuhiraukan. Rasa ketakutan benar-benar melahapku.

Sampai akhirnya langkah yang salah membuatku terjatuh. menggelinding di rerumputan dan akhirnya berhenti tepat di tepi sebuah sungai.

Kubuka perlahan mata ini saat seseorang meraih bahuku. Ayako, dia mengejarku, membantuku berdiri lalu...

Seperti melihat sesuatu yang luar biasa ia menganga tanpa mengeluarkan suara. Matanya yang bening berkilau seolah tak percaya akan apa yang dilihatnya. Aku mengusap wajahku, menoleh kearah yang sama seperti apa yang dilihat Ayako.

"A-astaga... Ini.... Dimana kita sebenarnya?" Gumamku tak percaya ketika melihat pemandangan yang terhampar di depan kami.



Terakhir diubah oleh superkudit tanggal 2014-10-22, 12:44, total 1 kali diubah
2014-10-22, 10:20
PostRe: [ROLEPLAY] Secret of Erantopia
tukang_es 
Dalangnya RMID
avatar

Kosong
Posts : 321
Thanked : 14
Engine : Multi-Engine User
Skill : Beginner
Type : Developer
Awards:
< Kai >
< Near small viilage, Rato >




Cahaya obor menari-nari dari kejauhan sudah menyambut kedatanganku.
Aku pun bergegas melangkah menuju desa tersebut. desa tersebut rupanya dikelilingi tembok dari batu yang disusun rapi. sebuah gerbang menjadi satu-satunya pintu masuk utama. ada ukiran aneh pada pintu gerbang tersebut yakni ukiran dua ekor naga di sisi kanan dan kiri memperebutkan bulan sabit di tengah.
di depan gerbang itu, berdiri 2 orang penjaga bertubuh besar. kulit mereka berwarna kecoklatan dengan rambut kemerahan. telinganya sedikit runcing. mereka bertelanjang dada dan membawa gada besar.
Quote :

"Hei, siapa kau? sepertinya kau bukan penduduk wilayah ini.."
seorang penjaga segera menanyaiku saat melihatku muncul.
"hmm apa kau seseorang dari kuil ?"
aku menggeleng. dengan sedikit gugup aku pun menjawab.
Quote :
" Namaku .. Kai .. sepertinya, melihat kalian, aku merasa aku memang bukan berasal dari sini."
" Kau seorang Himana ya? sudah lama sekali aku tidak melihat himana di daerah ini. apa kau tersesat, nak ? "
" Mungkin saja, aku bahkan tidak tahu tempat apa ini.."

Penjaga pintu gerbang memeriksaku dengan seksama. sesekali ia mengelus-elus jenggotnya yang tebal.
Quote :
" Aku lihat kau tidak membawa apa-apa, hanya sebatang kayu.. demi Antagoru, beruntung sekali kau bisa keluar dari hutan dengan selamat.."
" Baiklah, sepertinya dia tidak berbahaya, silahkan masuk ke desa kami.."
" Kau yakin membiarkan orang asing seperti dia masuk ke desa kita, saudara Jae "
" Tidak apa-apa, kau lihat saja keadaannya. anak ini butuh bantuan kita! mari kita tunjukkan kepada Himana ini bagaimana kebaikan dari orang-orang Sathaya "
" Baiklah, asal nanti tidak dimarahi oleh tetua desa.."

Penjaga itu membukakan pintu gerbang dengan semacam gerakan.sebuah cahaya kemerahan muncul dari tubuhnya dan bulan pada gerbang itu kemudian berputar.

"Klakkk"

pintu gerbang pun terbuka.
Penjaga itu lalu mempersilahkan tangannya kepadaku.
Quote :
" Selamat datang di Sathayandu, desa orang-orang Sathaya "


Terakhir diubah oleh tukang_es tanggal 2014-10-22, 15:30, total 1 kali diubah
2014-10-22, 13:27
PostRe: [ROLEPLAY] Secret of Erantopia
barlieuy 
Novice
Novice
avatar

Level 5
Posts : 139
Thanked : 1
Engine : RMVX Ace
Skill : Beginner
Type : Jack of All Trades

<Rezio Halfred>
<Hutan(???)>

   Makhluk dengan struktur anatomi menyerupai manusia setinggi 12 kaki, lengan dan kaki selebar kaki seekor gajah, memiliki badan layaknya Troll hanya saja bagian perutnya sedikit mengembung itu, menghentikan langkahnya tepat dihadapanku. Dengan nafas bagaikan hewan buas, kedua mata putihnya masih menatapku tajam.

   Apa maunya? Menyerangku? Kalau dilihat lagi panjang lengannya hampir sama dengan kakinya, sampai menyentuh tanah begitu. Mungkin pertama dia akan menyerang dengan mengibaskan lengan besarnya secara horizontal. Selagi aku menganalisa situasi, raksasa itu akhirnya melakukan gerakan dan... berbicara.

"Kau tidak terlihat ketakutan meski sudah melihatku dari jarak sedekat ini, orang asing."

   Tentu saja, dia hanya ingin menyampaikan sesuatu. Kalau mau menyerang pun, tidak mungkin dia mendekat dengan tempo selambat itu. Aku kembali melemaskan otot dan melepaskan kuda-kuda bertarungku.

"Ya. Belum ada yang dapat mengalahkan rasa takut yang selama ini terus kupendam. Lagipula, aku sudah terbiasa dengan situasi ini."

"Hoo... menarik sekali. Apakah kau seorang pemburu harta karun?"

"... . Bisa dibilang begitu."

   Harta karun memang bukan kata yang tepat untuk menyebutkan The Lost Orb. Meski begitu, aku sama saja dengan para pemburu harta karun. Menjelajahi dunia sampai mempertaruhkan nyawa demi mencari benda yang diinginkan.

"Siapa namamu, pemburu? Apa yang kau lakukan di sini?"

"Rezio Halfred. Panggil saja Rezio. Aku bahkan tidak tahu kenapa bisa ada di tempat ini."

"Hoo... Baiklah, Tuan Rezio. Mereka biasa memanggilku Pudenta."

   Makhluk ini ternyata lebih bersahabat dari yang kubayangkan. Tapi, untuk menanyakan keberadaan The Lost Orb saat ini bisa jadi menyebabkan berbagai masalah.

"Pudenta, apakah disekitar sini ada suatu benda yang mengeluarkan kekuatan aneh?"

"Hohoho dasar pemburu. Itukah hal yang pertama kau tanyakan daripada menanyakan tempat asing yang kau datangi?"

"... ."

   Ugh, dia tahu benar cara berbicara. Yang ada dipikiranku hanyalah benda yang ingin kucari. Kalau dipikir lagi, aku bahkan kehilangan kekuatan sihirku setelah mendatangi tempat ini. Tidak ada salahnya untuk mempelajari lebih jauh. Lalu Pudenta meneruskan pembicaraannya.

"Hmm, mungkin Yang Mulia bisa menjawab berbagai pertanyaanmu. Apa kau ingin menemuinya, Tuan Rezio?"

   Yang Mulia? Seorang Raja? Raja dari para... Troll? Entah seberapa besar makhluk yang dia maksud. Aku juga belum mengetahui apa-apa tentang makhluk raksasa didepanku ini. Gulp. Mau bagaimana lagi, ini bisa jadi petunjuk untuk menentukan langkahku selanjutnya.

"Antar aku ke sana."

"Baiklah, sekarang kita menuju Desa Gigara."


It's not about how good you are, but how bad you want more. =w=b

current project :
"Valthrone Online : Age of Dystopia" - Concept
"[url=http://www.rpgmakerid.com/t8745-smc14-wip-98-jom-another-tale-of-fables][SMC] Jom : Another Tale of Fables[/url]" - WIP 98%
2014-10-22, 15:22
PostRe: [ROLEPLAY] Secret of Erantopia
TheoAllen 
♫ RMID Rebel ♫
♫ RMID Rebel ♫
avatar

Kosong
Posts : 4935
Thanked : 62
Awards:




<Ayako>
<Hutan Selatan Kuil, Rato, dekat muara>


Berlari aku menyusuri semak belukar hutan ini sambil waspada jikalau monster aneh itu mengikutiku. Namun syukurlah, sepertinya dia tidak mengikuti kami. Sekarang aku harus menyusul Fei.

Aku ingat betul dia terlempar ke-arah ini. Dan benar, dia belum berlari begitu jauh. Dari kejauhan Fei terlihat tersandung sesuatu dan menggelinding di rerumputan di tanah yang miring. Aku pergi menyusulnya.

Begitu sesampai di tempat letak Fei terbaring, aku meraih bahunya.

"Hei, Fei. kau masih bisa berjalan kan?"
Tanyaku padanya. Walaupun aku tidak yakin ia akan berkata iya, atau bahkan mendengarkanku. Aku bisa melihat wajahnya yang terlihat kelelahan. Aku membantunya berdiri

"Kita tidak punya waktu lagi... aku akan membawamu ke ...."
Kata-kataku terpotong begitu melihat sesuatu di depanku. Apa ini?



Sebuah pemandangan indah .... namun sekaligus membuatku merinding. Aku sedang bermimpi?

Terdengar sebuah raungan dari jauh yang membubarkan lamunanku. Kurasa suara itu berasal dari monster menjijikkan yang mendadak menyerang kami tadi. Sekejap aku mengangkat tubuh Fei dan berlari mengitari muara itu berharap aku menemukan sesuatu

Mataku langsung tertuju kepada sebuah bangunan batu yang cukup besar. Aku tidak tahu bangunan itu, namun seperti kuil, entahlah. Bangunan itu berbentuk candi, persis yang aku lihat seperti di literatur-literatur kuno. Tunggu, apakah aku terlempar ke masa lalu?

Aku memasuki pintu tengah dari ketiga pintu yang terdapat pada bangunan batu itu. Aku sedikit lega mendapat tempat untuk berteduh. Kubaringkan Fei, dengan hati-hati sambil tetap mengawasi yang ada di sekitar. Kulihat lengan kayu kirinya juga terdapat sedikit retakan kecil. Dan nafasnya sedikit tidak karuan, mungkin karena dia tidak terbiasa dengan hal berat seperti ini.

Kusandarkan tubuhku di tembok batu bangunan itu dan duduk sembari tetap mengawasi keadaan luar dan mengatur nafas...

Aku benar-benar berharap seseorang menghampiriku dan menjelaskan semuanya yang ada disini dan dimana aku berada....


Bosen ama signature. Hapus aja dah ....
PostRe: [ROLEPLAY] Secret of Erantopia
Sponsored content 




 

[ROLEPLAY] Secret of Erantopia

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 

Similar topics

+
Halaman 1 dari 6Pilih halaman : 1, 2, 3, 4, 5, 6  Next

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
RPGMakerID :: Community Central :: Role Playing-